RFM adalah sebuah grup di Facebook yang merupakan tempat berbagi dan berlatih bagi para pecinta fiksi mini. Fiksi mini yang populer dikalangan pecinta fiksi media sosial merambah juga di facebook. RFM adalah kumpulan berbagai macam aliran fiksi mini, jadi fiksi mini di RFM disesuaikan dengan pemahaman masing-masing anggotanya.
Hingga suatu ketika pada sekitar tahun 2011 admin RFM dan beberapa RFM'ers (sebutan anggota grup) membuat 24 diktum yang dijadikan landasan Fiksi Mini yang dibuat oleh anggota Republik Fiksi Mini. Berikut adalah ke 24 Diktum Fiksi Mini versi RFM
24 DIKTUM FIKSI MINI RFM
1. Seperti anak kecil yang memberontak kepada orang tuanya.
2. Memberikan ruang untuk berlari, untuk kemudian menjadi besar dan tinggi.
3. Fiksi mini itu seperti upil, yang memaksa kita memasukan jari ke dalam lubang hidung dengan dalam, dengan hikmat, dan dengan nikmat.
4. Jangan paksakan diri untuk berhenti mengetik ketika teringat angka 140.
5. Lepaskan otakmu, lalu tulis dengan hati.
6. Fiksi mini bukan bagaimana indahnya kita bermain kata, tapi kepicikan kita mempermainkan kata.
7. Seperti cinta satu malam, namun kesannya tak hilang dalam seribu malam.
8. Kamu tidak akan pernah tahu jadi apa ia sebelum dilahirkan.
9. Usai membaca membuat sesak nafas dan kram otak.
10. Bila puisi bermain kata, Fiksi mini mempermainkan kata.
11. Bila kamu pernah tersedak, begitulah rasanya fiksi mini.
12. Membuat alismu mengkerut ketika membacanya.
13. Hanya sebesar kelereng, seketika bisa menghentikan lumpur sidoarjo.
14. Bagai setitik api yang membakar jagad raya.
15. Menghancurkan logika, membangun jiwa.
16. Seperti menggorok lehermu sendiri.
17. Seperti perasaanmu saat kau tahu istri keduamu sebenarnya laki laki, seperti perasaanmu saat kau tahu istri ketigamu sebenarnya laki laki, dan seperti perasaanmu saat kau tahu istri keempatmu juga sebenarnya laki laki.
18. Seperti kecopetan tapi merasa tidak dicopet.
19. Fiksi mini adalah rangkuman dari cerpen(ku). atau sebaliknya, berangkat dari fiksi mini direkontruksi menjadi cerpen atau novel.
20. Seperti cahaya lilin di kegelapan malam.
21. Jangan dibaca! Sudah banyak makan korban.
22. Maaf cuma pakai pion. Skakmat..!!
23. Krauk krauk nyam nyam.. olala beibeh..
24. Satu lagi : Keep Write!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar